Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Mei 2017

Ulee Kareng, Kopi Atjeh Nikmat Nan Ekonomis

Ulee Kareng, Kopi Atjeh Nikmat Nan Ekonomis.



Kedai kopi di Medan yang memakai label Ulee Kareng semakin menjamur, mulai segmen menengah atas seperti "Grand Keude Kupi Ulee Kareng & gayo" hingga segmen pinggiran. Hal ini dikarenakan banyaknya komunitas masyarakat Aceh yang tinggal di Kota Medan. Tidak hanya di satu daerah tertentu saja,tapi merata di hampir sudut kota Medan.

Ulee Kareng merupakan nama satu kecamatan di Nanggroe Aceh Darussalam. Satu kebetulan kopi robusta khas aceh ini disebut kopi ulee kareng karena kopi tersebut dipasarkan pertama kali oleh orang kecamatan ulee kareng yang memakai label "kopi solong ulee kareng". Padahal kopi tersebut ditanam di daerah Aceh Barat, Aceh Jaya dan Pidie.





Di Medan, kopi ulee kareng dijual mulai harga Rp. 3.000 hingga Rp. 7.000 per gelasnya, murah sekali. Sebagai contoh kedai kopi "Khop Kupi" yang berada di jalan Tempuling, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Kedai ini membandrol segelas kopi ulee kareng seharga Rp. 3.000 sudah termasuk fasiltas WiFi yang lumayan kencang. Kedai ini mulai buka sejak pagi hingga larut malam, pengunjung yang datang pun selalu ramai, entah karena kopinya atau cuma numpang jaringan WiFi.



Selamat berburu kopi enak, Kopi Asli Indonesia.

Jumat, 12 Juli 2013

Asmara Subuh ; Akhir Riwayat mu Kini...

Asmara Subuh, hal yang menyenangkan bagi sebagian "muda mudi" sekaligus satu-satunya hal yang ditunggu saat Ramadhan datang. Namun, bagi muslimin lainnya barang tentu asmara subuh merupakan hal yang dibenci karena sangat mengganggu dan merusak nilai "Ramadhan Karim".

Bagaimana tidak merusak nilai Ramadhan, bayangkan saja Ramadhan yang seharusnya bulan pengikatan dan  penahan nafsu malah dipakai untuk berbagai hal yang menjurus kemaksiatan.

Menindaklanjuti hal itu, Jajaran Polda Sumatera Utara langsung bertindak sesuai dengan tugasnya melindungi dan mengayomi masyarakat, Operasi Patuh Toba 2013 digelar, hasilnya ratusan kendaran roda dua diamankan dengan berbagai pelanggaran. Menurut harian SumutPos, pada hari pertama Ramadhan yang bertepatan pada hari Rabu tanggal 10 Juli 2013 saja, sekitar 178 sepeda motor ditilang.

Alhamdulillah, hari kedua dan ketiga Ramadhan suasana jalanan ba'da subuh kota Medan semakin kondusif, tidak terdengar lagi petasan dan suara geberan sepeda motor yang mengganggu situasi Ramadhan. Semoga kondisi ini berlanjut sampai Lebaran nanti, Aamiin.