Tampilkan postingan dengan label coffeehouse. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coffeehouse. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Maret 2018

BIJIKOPI, Mantab Kopinya Murah Harganya (Coffee Trip Series)



Kali ini kita akan mampir ke sebuah kafe yang berada di jalan Sei Batanghari nomor 160 di Kota Medan, tidak jauh dari perempatan jalan Sunggal - Sei batanghari. Kafe ini menyediakan Specialty coffee dari single origin Aceh Gayo.

Rabu, 07 Februari 2018

Konsep Bisnis ; Work Station For Rent




Uraian Konsep Bisnis “Work Station For Rent”


Jaman yang semakin modern menuntut efektifitas dan efisiensi di semua sektor kehidupan, tidak luput di sektor usaha. Modernitas juga menjadikan suatu pekerjaan tidak memerlukan banyak orang dalam menanganinya. Efektifitas, efisiensi dan kesederhanaan inilah yang membuahkan suatu kesempatan untuk mewadahinya.
Usaha rintisan masih belum perlu memiliki gedung perkantoran yang besar dan lengkap, masih belum perlu memiliki pegawai yang banyak. Cukup satu ruangan sederhana yang dilengkapi meja dan beberapa kursi saja karena pemilik usaha yang masih bisa merangkap sebagai pegawai.
Fenomena diatas membuahkan suatu kesempatan bisnis yang menjanjikan hasil maksimal, kesempatan bisnis untuk menyediakan tempat bagi usaha rintisan untuk berkantor yang bisa disebut sebagai “Work Station”.
Work Station di dalam konsep ini menyediakan beberapa keperluan dasar para usahawan dalam usaha mengembangkan usaha rintisannya, seperti ruangan berpendingin, jaringan listrik, jaringan internet dan WiFi, coffee shop, meeting room, musholla dan area parkir.
Konsep usaha ini memiliki kelebihan dan keunggulan tersendiri, yaitu usaha ini menyediakan jaringan internet dan WiFi dengan kualitas yang bagus, sehingga konsep usaha ini memiliki syarat mutlak yang harus disediakan yaitu harus bermitra dengan penyedia jaringan internet yang bagus sesuai keadaan daerah masing-masing. Kenapa harus menyediakan jaringan internet yang bagus ?, karena di jaman sekarang ini sudah menjadi keharusan sektor usaha untuk bersinergi dengan dunia digital yang memerlukan dukungan internet yang bagus.
Usaha ini dirancang untuk memfasilitasi usaha rintisan dengan beberapa kelas yang berbeda, yaitu non member, regular member (smoking dan no smoking area) dan kelas VIP member. Beberapa kelas tersebut berbeda pada kelengkapan sarana ruangan dan kecepatan internet yang diberikan.
Kelas non member mempunyai konsep untuk menyediakan tempat bagi kalangan yang mempunyai usaha sampingan, istilahnya pegawai kantoran yang ‘curi-curi waktu” untuk mencoba memulai usaha rintisan, atau para mahasiswa yang memberanikan diri memulai usaha rintisan. Di kelas ini, hanya menyediakan satu ruangan berpendingin bebas merokok yang dilengkapi meja panjang beserta kursi tunggal untuk masing-masing pelanggan. Sedangkan layanan internetnya berupa layanan WiFi dengan kecepatan sedang. Pelanggan di kelas non member ini dikenai biaya per jam layanan.
Kelas regular member mempunyai konsep untuk menyediakan tempat bagi kalangan yang memiliki usaha rintisan yang sudah berjalan, namun masih enggan untuk memiliki kantor sendiri. Di kelas ini, disediakan ruangan berpendingin dengan ukuran 3 X 3 meter yang bersekat kaca buram tidak berpintu, ruangan ini dilengkapi dengan 1 meja dan 3 kursi. Kelas ini dibagi menjadi 2 sub-kelas, yaitu sub-kelas smoking area dan no smoking area. Untuk layanan jaringan internetnya disediakan internet dengan kabel UTP dan jaringan WiFi. Jaringan internet dan WiFi untuk kelas ini berbeda satu tingkat dengan kelas non member yang dilengkapi dengan password yang berbeda juga.
Kelas tertinggi adalah kelas VIP member, kelas ini berkonsep ruangan yang privat. Pelanggan dari kelas ini mendapatkan satu ruangan berpendingan berukuran 4 X 4 meter yang bersekat keliling, sehingga tidak terganggu dengan pelanggan lain, ruangan ini dilengkapi 1 meja dan 3 kursi. Untuk layanan jaringan internetnya disediakan internet dengan kabel UTP dan jaringan WiFi. Jaringan internet dan WiFi di kelas ini merupakan jaringan internet dengan kecepatan yang tertinggi dibanding dua kelas dibawahnya.
Dalam konsep usaha ini juga dilengkapi satu ruangan yang dapat digunakan sebagai ruang rapat besar yang dapat menampung 15 peserta rapat. Layanan ini hanya dapat digunakan oleh kelas regular member dan VIP member yang pemakaiannya memerlukan ijin kepada pengelola untuk penertiban jadwal penggunaan ruangan.
Selain fasilitas ruangan dan koneksi internet, konsep usaha ini juga menyediakan dukungan layanan lain yang dapat dipergunakan untuk semua member dari ketiga kelas tersebut, namun biaya layanan ini tidak termasuk dalam tarif langganan semua member. Layanan tersebut adalah coffe shop. Layanan ini bukan khusus diperuntukkan bagi member “work station” ini, melainkan dibuka untuk khalayak umum Pecinta Kopi Asli Indonesia. Selain itu juga disediakan area parkir, toilet dan musholla.
Demikian uraian konsep dan desain usaha “Work Station For Rent” ini, semoga konsep ini dapat diaplikasikan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di masing-masing tempat, agar kesempatan bisnis yang bagus ini dapat mewadahi keperluan para pegiat usaha rintisan.


Keterangan desain konsep :


: Kelas Non Member

: Kelas Regular Member (smoking area)

: Kelas Regular Member (no smoking area)

: Kelas VIP Member

Kamis, 11 Mei 2017

Ristreeto, Coffeehouse Mungil Terjepit Diantara Resto dan Factory Outlet

Ristreeto, Coffeehouse Mungil Terjepit Diantara Resto dan Factory Outlet



Terjepit diantara resto dan factory outlet, Coffehouse yang belum genap setahun ini sudah memperlihatkan ketajaman taring dalam "dunia hitam". Berada di jalan Dr. Mansyur, dekat dengan kampus negeri favorit di Kota Medan, Universitas Sumatera Utara, maka pelanggannya kebanyakan dari para mahasiswa, namun sering juga beberapa siswa sekolah menengah yang mampir setelah jam sekolah usai.



Varian kopi yang disajikan beragam, Arabika solok Sumatera barat, Gayo Aceh, Kintamani Bali, Toraja, hingga sang juara dari Sumatera Utara, Mandhailing yang selalu cepat habis persediaan kopinya. Selain kopi juga tersedia berbagai minuman pendamping lainnya, seperti lemon tea, green tea, red velvet dan lain sebagainya.Makanan juga disediakan di sini, kentang goreng, roti bakar, mie instan, kornet juga ada.




Penyajian kopi juga beragam, mulai tubruk yang menyajikan cita rasa kopi yang terlalau jujur, apa adanya, V 60, Flat Bottom, French Press, Chemex, Aero Press,dan berbagai cara penyajian menggunakan mesin kopi (coffee machine). Dengan harga yang ramah kantong, segelas kopi mandhailing tubruk biasa dihargai Rp. 15.000, sedangkan untuk V60 dihargai Rp. 16.000, harga yang cukup murah untuk bisa menikmati kopi juara Sumatera Utara.



Selamat berburu kopi enak, Kopi Asli Indonesia 

Rabu, 10 Mei 2017

Ulee Kareng, Kopi Atjeh Nikmat Nan Ekonomis

Ulee Kareng, Kopi Atjeh Nikmat Nan Ekonomis.



Kedai kopi di Medan yang memakai label Ulee Kareng semakin menjamur, mulai segmen menengah atas seperti "Grand Keude Kupi Ulee Kareng & gayo" hingga segmen pinggiran. Hal ini dikarenakan banyaknya komunitas masyarakat Aceh yang tinggal di Kota Medan. Tidak hanya di satu daerah tertentu saja,tapi merata di hampir sudut kota Medan.

Ulee Kareng merupakan nama satu kecamatan di Nanggroe Aceh Darussalam. Satu kebetulan kopi robusta khas aceh ini disebut kopi ulee kareng karena kopi tersebut dipasarkan pertama kali oleh orang kecamatan ulee kareng yang memakai label "kopi solong ulee kareng". Padahal kopi tersebut ditanam di daerah Aceh Barat, Aceh Jaya dan Pidie.





Di Medan, kopi ulee kareng dijual mulai harga Rp. 3.000 hingga Rp. 7.000 per gelasnya, murah sekali. Sebagai contoh kedai kopi "Khop Kupi" yang berada di jalan Tempuling, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Kedai ini membandrol segelas kopi ulee kareng seharga Rp. 3.000 sudah termasuk fasiltas WiFi yang lumayan kencang. Kedai ini mulai buka sejak pagi hingga larut malam, pengunjung yang datang pun selalu ramai, entah karena kopinya atau cuma numpang jaringan WiFi.



Selamat berburu kopi enak, Kopi Asli Indonesia.

Selasa, 09 Mei 2017

SadaCoffee, Kedai Kopi Spesial Gayo di Kota Medan

SadaCoffee, Kedai Kopi Spesial Gayo di Kota Medan




Sudah beberapa kali singgah di coffeehouse ini, berada di jalan Sei Bahorok, Kota Medan. Coffeehouse ini belum melakukan grandlaunching kedai barunya. 

Sada Coffee mulai membuka kedai pertama kali di kota Banda Aceh dan sampai sekarang masih berkiprah di dunia "hitam" ini, Kedai yang berada di Medan ini merupakan kedai yang kedua.



Berbekal specialty Gayo, SadaCoffe berusaha menaklukkan bisnis yang sangat menjanjikan ini. Cerita bang Mursada, sang pemilik, SadaCoffe memiliki kebun sendiri di dataran tinggi Gayo, Takengon, Nanggroe Aceh Darussalam. SadaCoffee bermain di pasaran kopi specialty dengan segmentasi kopi premium.




Kemarin berkunjung lagi ke kedai, memesan gayo winey plus gula merah, legit rasanya, sedap, pantas untuk dinikmati sebagai asupan kafein.

Minggu, 07 Mei 2017

Pencarian coffeehouse Edisi Terakhir di Medan


Pencarian coffeehouse Edisi Terakhir di Medan

Sudah beberapa bulan mencari tempat ngopi yang enak, rasa maupun tempatnya di sekitaran tembung, pancing, krakatau (selain killiney), belum juga dapat tempatnya. Hari ini, Minggu 7 Mei, coba cari lagi coffehouse yang menyediakan kopi berbagai origin, dapatlah saran dari maps google, D'Raja coffee.

Berada di boulevard pemukiman mewah, cemara asri. Lihat-lihat sebentar kondisi dari depan, hemmm, tidak sesuai kelihatannya. lihat di seberang D'Radja Coffee ternyata ada juga coffeehouse lainnya. namanya Istana Kofie. Coba masuk dan pesan.


Tanya kopi apa saja yang disajikan pada Barista, apa ada kopi mandhailing ?, "ada bang" jawabnya. 5 menit kemudian tibalah pesanan kopinya. "mandhailing apa nih, Bang?" tanya saya, "mandhailing King, bang.


Kesan pertama, aneh. Biasa kalau di coffeehouse langganan (ristreeto dan omerta) kopi seduhan tubruk grinding profile-nya kasar, lha ini kok halus gilingannya, seperti kalau bikin kopi saring, tak ada biji kopi yang mengambang.

Rasa kopinya memang tidak senikmat coffehouse langganan. Sudahlah, yang penting sore ini ada asupan kafein.