Semakin berkembangnya usaha kopi
di tanah deli ini membuat semakin banyak coffee shop dan kedai-kedai kopi.
Kopi spesialti makin memanjakan para penikmat kopi, apalagi kesadaran para
petani kopi akan berharganya kopi spesialti semakin meningkat. Para petani semakin berpacu untuk menghasilkan kopi yang
memiliki kualitas dan rasa yang premium, bahasa pasarnya adalah kopi dengan grade
1. Petani semakin tertarik untuk serius menggeluti usaha kopi yang semakin
banyak penikmatnya.
Tampilkan postingan dengan label coffee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coffee. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 03 Maret 2018
Jumat, 12 Mei 2017
Java Coffee, Kenapa Harus Jawa?
Dulu sempat berpikiran seperti itu, kenapa Jawa? Bukan Sumatera atau lebih spesifik Gayo?☺☺. Baru saja mendapatkan artikel di internet yang membahas pertanyaan itu. Ditulis oleh Scott, seorang penulis dari driftaway coffee.
Scott mengatakan, bahwasanya "java" sudah menjadi istilah generik untuk kopi, tidak lagi menjadi nama kopi single origin dari Jawa. Scott menuturkan lebih lanjut, pada saat kolonialisasi belanda ke Asia Tenggara, Belanda membawa bibit kopi ke Sumatera, Bali dan Jawa untuk ditumbuhkembangkan yang nantinya bisa digunakan sebagai komoditi perdagangan ke Eropa.
Dengan semakain berkembangnya perdagangan kopi di era tersebut, maka Belanda memperdagangkan kopi tersebut dengan sebutan "kopi Jawa", merujuk dari nama single origin kopi dari Jawa. Namun, lambat laun penyebutan single origin tersebut hilang, dan hanya menyisakan keumuman nama dan menyematkan istilah "Jawa" sebagai nama lain dari kopi itu sendiri. Mungkin seperti kita di Indonesia yang menyebut pasta gigi dengan sebutan Pepsoden, meskipun merknya Ciptadent, atau menyebut sepeda motor dengan sebutan Honda, meskipun merknya Ducati. ☺☺
Java, Kopi dan Bahasa Pemrograman.
JavaScript, adalah sebuah bahasa komputer atau kode pemrograman yang digunakan pada website agar website tersebut menjadi lebih interaktif dan dinamis. Apa hubungan antara Java dengan JavaScript? apakah pencipta bahasa pemrograman itu asli dari Jawa? ☺☺.
Masih menurut Scott, Java Script dirilis pada tahun 1995 dengan menggunakan logo segelas kopi. Apakah pencipta bahasa pemrograman itu caffein Addict yang dalam proses pengerjaan bahasa pemrograman itu selalu ditemani oleh segelas kopi jawa?. "Ahh sudahlah, tak usah kau bahas masalah itu, bikin pening kepala kau" ucap Wak Regar. "yang penting sekarang kau tak susah-susah kali download film india kesukaan kau, Bodat" cerocosnya lagi.
Selamat berburu kopi, Kopi Asli Indonesia.
Label:
coffee,
Gayo,
java coffe,
kopi,
Kopi Asli Indonesia,
Kopi enak,
kopi jawa,
kopi sumatera,
mandhailing,
sumatera cofe
Kopi Bening, CLR CFF Kopi Yang Tak Hitam
Kopi Bening, CLR CFF Kopi Yang Tak Hitam
CLEAR COFFEE (CLR CFF) adalah minuman kopi tak berwarna pertama di Dunia. Metode ekstraksi kopi ini ditemukan oleh dua bersaudara bernama David dan Adam Nagy. Minuman menyegarkan ini dibuat dari biji kopi Arabika berkualitas tinggi dan air murni. Kopi ini diproduksi dengan metode yang belum pernah digunakan sebelumnya. Dengan kombinasi teknologi dan bahan berkualitas tinggi ini telah berhasil mengembangkan citarasa kopi yang unik.
Kopi bening yang berlabel CLR CFF ini tidak mengandung bahan pengawet, rasa buatan, stabilisator, gula atau pemanis lainnya. Jika Anda mencari kopi yang menyegarkan tapi Anda ingin tetap tersenyum putih, maka Clear Coffee sangat cocok untuk Anda!
Kopi ini dibanderol seharga 4,99 £ atau seharga Rp. 86.000 untuk setiap 2 botol yang berisi 200 ml per botolnya, masih dipasarkan di Inggris Raya dan bisa dibeli via online.
Selamat berburu kopi, Kopi Asli Indonesia.
Label:
Arabica,
CLR CFF,
coffee,
Colorless Coffee,
Gayo,
kopi,
Kopi Asli Indonesia,
Kopi enak,
kopi sumatera,
mandhailing
Kamis, 11 Mei 2017
Ristreeto, Coffeehouse Mungil Terjepit Diantara Resto dan Factory Outlet
Ristreeto, Coffeehouse Mungil Terjepit Diantara Resto dan Factory Outlet
Terjepit diantara resto dan factory outlet, Coffehouse yang belum genap setahun ini sudah memperlihatkan ketajaman taring dalam "dunia hitam". Berada di jalan Dr. Mansyur, dekat dengan kampus negeri favorit di Kota Medan, Universitas Sumatera Utara, maka pelanggannya kebanyakan dari para mahasiswa, namun sering juga beberapa siswa sekolah menengah yang mampir setelah jam sekolah usai.
Varian kopi yang disajikan beragam, Arabika solok Sumatera barat, Gayo Aceh, Kintamani Bali, Toraja, hingga sang juara dari Sumatera Utara, Mandhailing yang selalu cepat habis persediaan kopinya. Selain kopi juga tersedia berbagai minuman pendamping lainnya, seperti lemon tea, green tea, red velvet dan lain sebagainya.Makanan juga disediakan di sini, kentang goreng, roti bakar, mie instan, kornet juga ada.
Penyajian kopi juga beragam, mulai tubruk yang menyajikan cita rasa kopi yang terlalau jujur, apa adanya, V 60, Flat Bottom, French Press, Chemex, Aero Press,dan berbagai cara penyajian menggunakan mesin kopi (coffee machine). Dengan harga yang ramah kantong, segelas kopi mandhailing tubruk biasa dihargai Rp. 15.000, sedangkan untuk V60 dihargai Rp. 16.000, harga yang cukup murah untuk bisa menikmati kopi juara Sumatera Utara.
Selamat berburu kopi enak, Kopi Asli Indonesia
Rabu, 10 Mei 2017
Ulee Kareng, Kopi Atjeh Nikmat Nan Ekonomis
Ulee Kareng, Kopi Atjeh Nikmat Nan Ekonomis.
Kedai kopi di Medan yang memakai label Ulee Kareng semakin menjamur, mulai segmen menengah atas seperti "Grand Keude Kupi Ulee Kareng & gayo" hingga segmen pinggiran. Hal ini dikarenakan banyaknya komunitas masyarakat Aceh yang tinggal di Kota Medan. Tidak hanya di satu daerah tertentu saja,tapi merata di hampir sudut kota Medan.
Ulee Kareng merupakan nama satu kecamatan di Nanggroe Aceh Darussalam. Satu kebetulan kopi robusta khas aceh ini disebut kopi ulee kareng karena kopi tersebut dipasarkan pertama kali oleh orang kecamatan ulee kareng yang memakai label "kopi solong ulee kareng". Padahal kopi tersebut ditanam di daerah Aceh Barat, Aceh Jaya dan Pidie.
Di Medan, kopi ulee kareng dijual mulai harga Rp. 3.000 hingga Rp. 7.000 per gelasnya, murah sekali. Sebagai contoh kedai kopi "Khop Kupi" yang berada di jalan Tempuling, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Kedai ini membandrol segelas kopi ulee kareng seharga Rp. 3.000 sudah termasuk fasiltas WiFi yang lumayan kencang. Kedai ini mulai buka sejak pagi hingga larut malam, pengunjung yang datang pun selalu ramai, entah karena kopinya atau cuma numpang jaringan WiFi.
Selamat berburu kopi enak, Kopi Asli Indonesia.
Label:
coffee,
coffeehouse,
Gayo,
kedai kopi,
kopi,
mandhailing.,
Medan,
Robusta,
sumatera utara
Mocca Coffehouse, Kenikmatan Kopi Yang Tersembunyi Di Gang Sunyi
Mocca Coffehouse, Kenikmatan Kopi Yang Tersembunyi Di Gang Sunyi
Jalan Kutilang, nama jalan yang kurang familiar di kota medan. Namun tidak sulit untuk mencarinya karena di jalan masuknya duduk manis kedai durian Pelawi yang terkenal. Juga, di ujung jalan berdiri megah kampus Mandiri University, kampus milik Bank Mandiri.
Di jalan yang agak sepi itu ternyata ada sebuah coffehouse, baru pindah ke jalan itu. Namanya Mocca Cafe. Menurut info dari barista yang agak kemayu, Mocca Cafe sebenarnya sudah berkiprah 6 tahun yang lalu di jalan Sunggal, tepatnya di area SPBU Taman Tomang Elok, di samping kantor PT. Perkebunan Nusantara III.
Dari depan terlihat bersih meskipun agak kecil tempatnya karena cafe ini berada di garasi rumah. Warna putih mendominasi bangunan luar dan dalam cafe, beberapa sofa berderet memanjang menjadi satu dan dilengkapi beberapa kursi dan meja kayu yang seakan sudah menjadi ciri khas coffehouse. Meja barista dari kayu yang lumayan tinggi dilengkapi peralatan seduh yang sengaja di pajang di tepi meja. Beberapa karung bekas wadah kopi di tempel di dinding, menambah kentalnya citarasa kedai kopi. Di luar bangunan juga disediakan beberapa kursi meja untuk pelanggan kopi yang merokok, agak panas karena tanaman sulurnya belum tumbuh menutup kanopi.
Hari itu, kami memesan kopi origin Pengalengan Jawa Barat dan Solok Sumatera Barat. Lumayan, menurut lidah kami (relatif) masih kalah dibanding dengan Kopi Mandhailing yang merupakan kopi juara Sumatera Utara. Oh iya, di coffehouse ini kopi dengan seduhan tubruk dibanderol Rp. 15.000 per gelasnya, standar Kota Medan.
Selamat berburu kopi enak, kopi asli Indonesia.
Minggu, 07 Mei 2017
Pencarian coffeehouse Edisi Terakhir di Medan
Pencarian coffeehouse Edisi Terakhir di Medan
Sudah beberapa bulan mencari tempat ngopi yang enak, rasa maupun tempatnya di sekitaran tembung, pancing, krakatau (selain killiney), belum juga dapat tempatnya. Hari ini, Minggu 7 Mei, coba cari lagi coffehouse yang menyediakan kopi berbagai origin, dapatlah saran dari maps google, D'Raja coffee.
Berada di boulevard pemukiman mewah, cemara asri. Lihat-lihat sebentar kondisi dari depan, hemmm, tidak sesuai kelihatannya. lihat di seberang D'Radja Coffee ternyata ada juga coffeehouse lainnya. namanya Istana Kofie. Coba masuk dan pesan.
Tanya kopi apa saja yang disajikan pada Barista, apa ada kopi mandhailing ?, "ada bang" jawabnya. 5 menit kemudian tibalah pesanan kopinya. "mandhailing apa nih, Bang?" tanya saya, "mandhailing King, bang.
Kesan pertama, aneh. Biasa kalau di coffeehouse langganan (ristreeto dan omerta) kopi seduhan tubruk grinding profile-nya kasar, lha ini kok halus gilingannya, seperti kalau bikin kopi saring, tak ada biji kopi yang mengambang.
Rasa kopinya memang tidak senikmat coffehouse langganan. Sudahlah, yang penting sore ini ada asupan kafein.
Label:
coffee,
coffeehouse,
kopi,
mandhailing,
sumatera utara
Langganan:
Komentar (Atom)























